Sabtu, 01 Desember 2018

Penyuluhan Pertanian - Martiana Nur Nugraheni - 522016093

Halo teman-teman

Saya akan memberikan sebuah artikel mengenai penyuluhan pertanian

HEPI READING:)

PENYULUHAN PERTANIAN


Menata Sistem Penyuluhan Pertanian di Era Otonomi Daerah
Penyuluhan memiliki banyak arti, seperti berikut ini
1.        Penyebarluasan (informasi)
Sebagai terjemahan dari kata “extension”, penyuluhan dapat diartikan sebagai proses penyebarluasan yang dalam hal ini, merupakan penyebarluasan informasi tentang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dihasilkan oleh perguruan tinggi ke dalam praktek atau kegiatan praktis.

2.       Penerangan/penjelasan
Penyuluhan menjelaskan mengenai segala informasi yg ingin disampaikan kepada kelompok-sasaran yang akan menerima manfaat penyuluhan (beneficiaries), sehingga mereka benar-benar memahaminya seperti yg dimaksudkan oleh penyuluh atau juru-penerangnya komunikasi “timbal-balik”.
3.       Perubahan perilaku
Penyuluhan adalah proses aktif yg memerlukan interaksi antara penyuluh dan yg disuluh agar terbangun proses perubahan “perilaku” (behaviour) yg merupakan perwujudan dari: pengetahuan, sikap, dan ketrampilan seseorang yg dapat diamati pihak lain, baik secara langsung (berupa: ucapan, tindakan, bahasa-tubuh, dll) maupun tidak langsung (melalui kinerja dan atau hasil kerjanya). 
Kesediaannya untuk terus belajar sepanjang kehidupannya secara berkelanjutan (life long education).

4.      Proses belajar
Penyuluhan sebagai proses pendidikan atau proses belajar diartikan bahwa, kegiatan penyebar-luasan informasi dan penjelasan yg diberikan dapat merangsang terjadinya proses perubahan perilaku yang dilakukan melalui proses  pendidikan atau kegiatan belajar à perubahan perilaku tersebut berlangsung melalui proses belajar à terjadi proses belajar bersama yang dialogis

5.       Rekayasa sosial
Segala upaya yg dilakukan untuk menyiapkan sumberdaya manusia agar petani tahu, mau dan mampu melaksanakan peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam sistem sosialnya masing-masing.
Rekayasa sosial bertujuan untuk terwujudnya proses perubahan sosial demi terciptanya kondisi sosial yang diinginkan pihak-luar (perekayasa).

6.       Pemasaran inovasi (teknis dan sosial)
Yang dimaksud dengan “pemasaran sosial” adalah penerapan konsep dan atau teori pemasaran dalam proses perubahan sosial

7.       Perubahan sosial (perilaku individu, nilai, hubungan antar individu, kelembagaan, dll)
Penyuluhan merupakan proses perubahan sosial, yg mencakup banyak aspek, termasuk politik dan ekonomi yg dalam jangka panjang secara bertahap mampu diandalkan menciptakan pilihan baru untuk memperbaiki kehidupan masyarakatnya à struktur, nilai, dan pranata sosial, seperti: demokratisasi, transparansi, supremasi hukum

8.       Pemberdayaan masyarakat (community empowerment)
Pemberdayaan diarahkan terwujudnya masyarakat madani (yg beradab) dan mandiri dalam pengertian dapat mengambil keputusan (yg terbaik) bagi kesejahteraannya sendiri.
Pemberdayaan masyarakat, dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan (capacity strenghtening) masyarakat, agar mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam keseluruhan proses pembangunan, terutama pembangunan yg ditawarkan oleh penguasa dan atau pihak luar yg lain (penyuluh, LSM, dll)

PETANI DAN PENYULUHAN PERTANIAN
§  Masyarakat Petani adalah lembaga yang mantap dan tangguh sebagai produsen/pelaku agrobisnis utama komoditas pertanian.
§  Ada atau tidak ada intervensi (bantuan) dari luar petani   terus berproduksi à bukti kemandirian.
§  Faktor dominan yang berpengaruh pada pengambilan    keputusan petani adalah kehidupan keluarganya.
§  Petani memang perlu bantuan, tetapi bantuannya harus efektif dan tidak membawa dampak negatif (ketergantungan, hilang tanggung jawab, dsb)
§  Revitalisasi Penyuluhan Pertanian perlu memperhatikan  7 masalah utama :            
1.        Masalah agro inputs dan fluktuasi harga produk usahatani.
2.       Masalah  agro-ekologi.
3.       Masalah prasarana pertanian.
4.      Masalah SDM dan kelembagaan petani.
5.       Masalah penyuluh pertanian dan kelembagaannya.
6.       Masalah status petani yg tidak hanya sbg produsen tetapi sebagai pelaku agrobisnis dan konsumen.
7.       Masalah agrobisnis setempat.
§  Petani sekarang sadar bahwa dirinya tak lebih hanya sebagai obyek dalam proyek pembangunan pertanian.
§  Petani ingin lebih berperan dan mengharapkan pemberdayaan penyuluhan akan menjadikan petani lebih mandiri dalam membangun pertanian dan membangun dirinya.
§  Kemampuan penyuluh melemah oleh kelembagaan yang mandul dan harus bekerja tanpa strategi yang jelas dan fasilitas yang memadai.
§  Petani sering merasa tidak berperan di dalam menentukan RDKK dan RDK, sehingga pelaksanaan   program pertanian tidak menggambarkan aspirasi petani yg sebenarnya.

Penyuluhan Pertanian Masa Depan
VISI dan MISI :
v  Tempatkan petani dan usahatani sebagai sentral.
v  Pendekatan yang humanistik à subyek yang berpotensi untuk mandiri (People Centered Development).
v  Pengembangan pemberdayaan petani à mampu      meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri.
v  Petani tidak tersubordinasi oleh fihak manapun dan oleh kepentingan fihak lain yang manapun.
v  Misi penyuluhan pertanian adalah melayani kebutuhan-kebutuhan petani à petani merasa puas.
v  Misi Penyuluhan adalah mengembangkan kemandirian petani.        

 KLIK DISINI UNTUK MENGUNDUH:)

0 komentar:

Posting Komentar