Halo teman-teman
Saya akan memberikan sebuah artikel mengenai penyuluhan pertanian
HEPI READING:)
PENYULUHAN PERTANIAN
Menata Sistem Penyuluhan Pertanian di Era Otonomi Daerah
Penyuluhan
memiliki banyak arti, seperti berikut ini
1.
Penyebarluasan
(informasi)
Sebagai terjemahan dari
kata “extension”, penyuluhan dapat diartikan sebagai proses penyebarluasan
yang dalam hal ini, merupakan penyebarluasan informasi tentang ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni yang dihasilkan oleh perguruan tinggi ke dalam
praktek atau kegiatan praktis.
2.
Penerangan/penjelasan
Penyuluhan menjelaskan
mengenai segala informasi yg ingin disampaikan kepada kelompok-sasaran yang
akan menerima manfaat penyuluhan (beneficiaries), sehingga mereka
benar-benar memahaminya seperti yg dimaksudkan oleh penyuluh atau
juru-penerangnya komunikasi “timbal-balik”.
3.
Perubahan
perilaku
Penyuluhan adalah proses
aktif yg memerlukan interaksi antara penyuluh dan yg disuluh agar terbangun
proses perubahan “perilaku” (behaviour) yg merupakan perwujudan
dari: pengetahuan, sikap, dan ketrampilan seseorang yg dapat diamati pihak
lain, baik secara langsung (berupa: ucapan, tindakan, bahasa-tubuh, dll) maupun
tidak langsung (melalui kinerja dan atau hasil kerjanya).
Kesediaannya untuk terus
belajar sepanjang kehidupannya secara berkelanjutan (life long education).
4.
Proses
belajar
Penyuluhan sebagai proses
pendidikan atau proses belajar diartikan bahwa, kegiatan penyebar-luasan
informasi dan penjelasan yg diberikan dapat merangsang terjadinya proses
perubahan perilaku yang dilakukan melalui proses pendidikan atau kegiatan belajar à perubahan perilaku
tersebut berlangsung melalui proses belajar à terjadi proses belajar
bersama yang dialogis
5.
Rekayasa
sosial
Segala upaya yg dilakukan untuk menyiapkan sumberdaya manusia agar petani
tahu, mau dan mampu melaksanakan peran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
dalam sistem sosialnya masing-masing.
Rekayasa sosial bertujuan untuk terwujudnya proses perubahan sosial demi
terciptanya kondisi sosial yang diinginkan pihak-luar (perekayasa).
6.
Pemasaran inovasi (teknis dan sosial)
Yang dimaksud dengan
“pemasaran sosial” adalah penerapan konsep dan atau teori pemasaran dalam
proses perubahan sosial
7.
Perubahan
sosial (perilaku individu, nilai, hubungan antar individu, kelembagaan, dll)
Penyuluhan merupakan proses perubahan sosial, yg mencakup banyak
aspek, termasuk politik dan ekonomi yg dalam jangka panjang secara bertahap
mampu diandalkan menciptakan pilihan baru untuk memperbaiki kehidupan
masyarakatnya à struktur, nilai, dan pranata sosial, seperti: demokratisasi,
transparansi, supremasi hukum
8.
Pemberdayaan
masyarakat (community empowerment)
Pemberdayaan diarahkan terwujudnya masyarakat madani (yg beradab) dan
mandiri dalam pengertian dapat mengambil keputusan (yg terbaik) bagi
kesejahteraannya sendiri.
Pemberdayaan masyarakat, dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan (capacity
strenghtening) masyarakat, agar mereka dapat berpartisipasi secara aktif
dalam keseluruhan proses pembangunan, terutama pembangunan yg ditawarkan oleh
penguasa dan atau pihak luar yg lain (penyuluh, LSM, dll)
PETANI DAN PENYULUHAN
PERTANIAN
§
Masyarakat Petani adalah lembaga yang mantap dan tangguh sebagai
produsen/pelaku agrobisnis utama komoditas pertanian.
§
Ada
atau tidak ada intervensi (bantuan) dari luar petani terus berproduksi à bukti kemandirian.
§
Faktor
dominan yang berpengaruh pada pengambilan
keputusan petani adalah kehidupan keluarganya.
§
Petani
memang perlu bantuan, tetapi bantuannya harus efektif dan tidak membawa dampak
negatif (ketergantungan, hilang tanggung jawab, dsb)
§
Revitalisasi
Penyuluhan Pertanian perlu memperhatikan
7 masalah utama :
1.
Masalah
agro inputs dan fluktuasi harga produk usahatani.
2.
Masalah agro-ekologi.
3.
Masalah
prasarana pertanian.
4.
Masalah
SDM dan kelembagaan petani.
5.
Masalah
penyuluh pertanian dan kelembagaannya.
6.
Masalah
status petani yg tidak hanya sbg produsen tetapi sebagai pelaku agrobisnis dan
konsumen.
7.
Masalah
agrobisnis setempat.
§
Petani sekarang sadar bahwa dirinya tak lebih
hanya sebagai obyek dalam proyek pembangunan pertanian.
§
Petani ingin lebih berperan dan mengharapkan pemberdayaan
penyuluhan akan menjadikan petani lebih mandiri dalam membangun pertanian dan
membangun dirinya.
§
Kemampuan penyuluh melemah oleh kelembagaan yang
mandul dan harus bekerja tanpa strategi yang jelas dan fasilitas yang
memadai.
§
Petani sering
merasa tidak berperan di dalam menentukan
RDKK dan RDK, sehingga pelaksanaan program pertanian tidak menggambarkan
aspirasi petani yg sebenarnya.
Penyuluhan
Pertanian Masa Depan
VISI dan MISI :
v
Tempatkan petani dan usahatani sebagai sentral.
v
Pendekatan
yang humanistik à
subyek yang berpotensi untuk mandiri (People Centered Development).
v
Pengembangan
pemberdayaan petani à
mampu meningkatkan kesejahteraan
dirinya sendiri.
v
Petani
tidak tersubordinasi oleh fihak manapun dan oleh kepentingan fihak lain yang
manapun.
v
Misi
penyuluhan pertanian adalah melayani kebutuhan-kebutuhan petani à petani merasa puas.
v
Misi
Penyuluhan adalah mengembangkan kemandirian petani.








0 komentar:
Posting Komentar